NyanOnta

Sharing | Learning | Tips& Trick |Android | Games

Friday, 4 March 2016

Kuntilanak Mengunjungi Mimpi Ku





Ketika aku pulang sekolah , aku berbincang bincang di lobby mengenai si kuntilanak merah yang ada di kebun jagung milik teman ku , kata teman ku ketika kakeknya tidur di sebuah gubuk kecil ia di temani oleh wanita cantik berpakaian merah dan berambut panjang . Dan aku pun langsung angkat bicara mengenai cerita tersebut , wah pasti bohong ?? aku kurang percaya dengan cerita hal hal begituan kali saja itu hanya akal akalan kakek mu ( perkataan ku dengan nada yang kencang , wajah meledek ) . Bercerita tentang si kuntilanak merah pun selesai dan akhirnya teman teman pulang kerumah masing masing . Tapi ketika sampai dirumah aku merasa ngantuk dan letih akibat mengendarai motor yang cukup jauh jaraknya . Tertidur lelap di kasur yang empuk , mulailah aku memasuki alam mimpi lebih dalam dan lebih dalam lagi .

Sesampai di dalam mimpi tiba tiba tubuh ku ada di suatu kebun ntah dimana aku tidak mengenal nya dan tidak begitu mengerti kenapa aku ada di sebuah kebun . Di mimpi ini aku bertemu kembali dengan teman teman sekolah ku yang bercerita tentang kuntilanak merah . Mereka semua hadir dan termasuk aku . Kami semua berjalan menelusuri kebun yang masih banyak pepohan tinggi suasana pun gelap gulita dan hanya ada 1 penerangan yaitu senter yang aku pegang tapi aku tidak tahu kenapa aku tiba tiba memiliki sebuah senter di tangan kanan ku . Ketakutan menyelimuti ku dan teman teman , rasa takut akan setan , kami semua berjalan menelusuri sawah di tengah kebun dan menemukan sebuah Gubuk kecil yang di ceritakan teman ku . Beristirahat sejenak di gubuk itu tiba tiba terdengar sebuah suara dari sebuah pohon yang berada di seberang sawah Krek Krek seperti daun kelapa jatuh , kami semua pun kaget dan langsung menyenter pohon tersebut dan kemudian terkejut lah semua brak sambil menyebut kalimat Astafigrullah Al azim , karena tiba tiba saja ada yang terbang memakai baju berwarna merah , kami menyebut dia adalah kuntilanak merah . Kuntilanak merah terbang sana sini dan hinggap di pepohonan dan tertawa sekeras seperti orang tertawa terbahak bahak , tawa nya membuat bulu kuduk ku merinding , kuntilanak itu pun terbang menghampiri ku dan teman teman dan ia langsung mencekik leher ku dengan kedua tanganya yang dingin dan penuh dengan kuku yang panjang , dan rambut yang panjang mengenai wajah ku . Kuntilanak merah pun berkata kepada ku , “Kini apa kau percaya bahwa aku ada ?? , kini ku tunjukan diriku lewat mimpi mu , agar kamu percaya bahwa kami itu ada .

2 comments: